Mengenal Keroncong Lebih Dekat | Klinik Musik


Mengenal Keroncong Lebih Dekat | Klinik Musik

Musik keroncong hingga saat ini masih ada, dan punya komunitas tersendiri yang menyukainya, baik sebagai seniman pencipta, pemain musik keroncong itu sendiri, maupun sekedar penikmat saja. Dari sejarah musik keroncong maupun bentuk karya seninya yang berupa lagu-lagu, barangkali sangat jarang anak-anak muda jaman sekarang yang benar-benar mengenal jenis lagu yang termasuk keroncong.

Keroncong pada saat ini memang agak kurang dikenal oleh anak muda, digali ketika mereka harus melakukan penelitian entah sebagai tulisan ilmiah, skripsi ataupun bentuk yang lain. Berbeda pada zaman-zaman dahulu sekitar dekade 50an hingga 70an kebanyakan anak muda pada waktu itu kenal dan suka bermain musik keroncong, sehingga mereka paham betul pada bentuk-bentuk lagu yang termasuk dalam musik keroncong.

Pembahasan

Secara historis keroncong banyak mendapat pengaruh dari musik portugis. Jenis musik ini telah begitu populer jauh sebelum musik populer yang lain ada di Indonesia. Tentang hal ini Triyono Bramantyo dalam bukunya Disseminasi Musik Barat di Timur mengungkapkan :

“Jejak terakhir dari keseluruhan bukti penyebaran musik Barat di Indonesia adalah keroncong. Keroncong adalah bentuk musik yang paling populer, yang sejarahnya terlepas dari unsur keagamaan. Begitu populernya musik ini sehingga dikenal luas dan sangat dihargai di seluruh pulau jawa dan pulau-pulau lain. Ada sejumlah kelompok ansambel amatir di sebuah kota kecil di Jawa. Belakangan ini, musik aliran ini berkembang menjadi bermacam-macam gaya, dari keroncong asli hingga langgam jawa, keroncong populer, keroncong Jazz, dan lain-lain…” (Bramantyo Triyono, 2004: 98).

Tokoh-tokoh musik keroncong antara lain, Kusbini (1903-1991). Gesang (1916-2010) dan lain-lain. Pada tahun-tahun 1950 hingga1970an an adalah tahun emas bagi musik keroncong. Tokoh keroncong yang aktif pada waktu itu ada nama-nama Waljinah dari Solo dengan Orkes keroncong Bintang Surakarta, Sedangkan dari Jakarta dikenal nama Orkes Keroncong Bintang Jakarta pimpinan Budiman BJ. Selain itu di setiap kota besar hingga desa-desa di berbagai tempat bisa dipastikan ada grup keroncong yang lumayan banyak.
Pada tahun-tahun itu, radio-radio swasta maupun RRI gencar melakukan siaran lagu-lagu keroncong baik menyiarkan secara langsung maupun rekaman. Karena banyaknya grup-grup yang akan melakukan siaran sehingga setiap tahun RRI menyelenggarakan seleksi grup-grup keroncong yang akan menjadi grup pembantu siaran. Begitu populernya jenis musik keroncong pada waktu itu sehingga kebanyakan orang mengenal beraneka macam lagu keroncong. Penyanyi Keroncong yang populer hingga saat ini antara lain; Waljinah, Tuti trisedya, Indah susanti, Sundari Sukoco, Toto Salmon, Mus Mulyadi dan lain-lain.

Instrumen musik yang digunakan

Musik Keroncong dianggap mempunyai karakteristik Indonesia karena mempunyai ciri permainan yang agak mirip dengan gamelan, di mana alat musik cello dimainkan seperti permainan kendang, walaupun aslinya alat ini termasuk instrumen gesek, tetapi dalam keroncong dimainkan dipetik atau pizzicato. Kontra Bass juga dipetik dianggap gong seperti pada gamelan. Pada keroncong alat musik selain biola dan flute dimainkan secara bersautan seperti dalam gamelan. Penyanyi dalam menyanyi banyak meniru suara pesinden.

Pada awalnya alat musik yang dimainkan untuk mengiringi lagu keroncong hanyalah musik dawai, seperti biola, ukulele, dan celo. Alat musik perkusi jarang dipakai. Perlengkapan alat musik seperti ini masih dipakai oleh Keroncong Tugu, yaitu komunitas keroncong keturunan budak Portugis dari Ambon yang tinggal di kampung Tugu, Jakarta Utara. Selanjutnya musik ini berkembang ke daerah selatan di Kemayoran dan Gambir oleh orang Betawi yang berbaur dengan musik Tanjidor pada tahun 1880-1920. Pada tahun 1920-1960, pusat perkembangan musik keroncong pindah ke daerah Solo dan musiknya pun menjadi lebih lambat sesuai dengan sifat orang Jawa.

Pada saat ini, alat musik yang dipakai dalam orkes keroncong sudah berkembang sebagai berikut :

1. Ukulele sering disebut Cuk. Memiliki dawai 3 (nilon) yang mempunyai urutan nada open string dawai no 1 E, dawai no 2 B, dawai no 3 G. Bunyi crong-crong dari alat ini, menyebabkan disebut keroncong yang ditemukan pada tahun 1878 di hawai dan merupakan awal mula musik keroncong.
2. Ukulele yang memiliki 4 (baja) sering disebut Cak. Pada awalnya alat yang dipakai adalah banjo berukur kecil.

Alat Musik Cak dan Cuk

3. Gitar akustik berdawai baja (bukan nilon) yang berfungsi sebagai gitar melodi yang dimainkan dengan gaya kontrapuntis (anti melodi).

4. Biola adalah alat yang menggantikan rebab. Mengendalikan melodi dan filler

5. Flute menggantikan suling bambu. Bersama biola mengendalikan melodi dan filler.
6. Cello menggantikan kendang. Cello memakai dawai nilon dimainkan dengancara dipetik, untuk menghasilkan suara menyerupai kendang dengan mengikuti akor yang dimainkan.
7. Kontrabass berdawai nilon menggantikan gong yang dimainkan dengan dipetik. Dewasa ini Kontra bass sering juga diganti dengan Bass gitar elektrik.
Musik keroncong yang masih asli adalah ansambel atau bermain alat musik bersama dimana kebanyakan para pemain mengembangkan permainan dari alat musiknya sendiri-sendiri. Nada-nada yang dimainkan kebanyakan adalah pengembangan dari akor-akor yang telah disepakati progresinya sesuai dengan jenis lagunya. Jenis lagu keroncong antara lain, Keroncong Asli, Langgam dan Stambul. Untuk pemain pengiring yakni Cuk, Cak, Gitar, Cello dan Bass, apabila menggunakan partitur kebanyakan hanyalah simbol-simbol akor yang ditulis seperti kebanyakan pada tulisan pemain rhythm section pada band musik populer. Sedangkan pemain biola dan flute biasanya menguasai notasi melodinya. Permainan filler dari flute dan biola biasanya secara improvisasi dan tidak tertulis. Kecuali jika repertoarnya sudah dirransemen untuk beberapa instrumen musik yang harus bermain bersama, biasanya membaca partitur. Misalnya Biola berjumlah 4 orang pemain, flute 2 orang pemain dan sebagainya.

Bentuk Lagu dan Penggolongan Musik Keroncong

Meskipun semua lagu dapat diiringi dengan irama keroncong, tetapi secara spesifik ada beberapa jenis lagu yang sangat erat dengan irama keroncong, yaitu :

1. Lagu keroncong, contohnya adalah lagu Keroncong Moritsku (n.n), Meratap Hati ( Mardjokahar). Apabila dimainkan secara asli, akan dimulai dengan intro solo biola atau flute atau gitar dengan mengambil potongan melodi klasik. Demikian juga interludenya. Sedangkan untuk koda adalah Tonika – Sub Dominan – Dominan – Tonika. Birama (baar) berjumlah 28, dengan kord yang sama meskipun berlainan lagunya. Lagu ini terbagi menjadi 3 bagian. Bagian A terdiri dari 7 birama, kemudian interlude 3 birama, disusul bagian B yang terdiri dari 10 birama, dan bagian C yang terdiri dari 8 birama. Selain itu juga ada yang memainkan keroncong ini dengan 14 birama.

2. Langgam Keroncong, contohnya lagu Bengawan Solo (Gesang), Telaga Sarangan (Ismanto). Terdiri dari 32 birama dengan susunan bagian AABA, dimana bagian B adalah refrain. Dalam hal kord, tidak terbatas pada kord yang sama. Sedangkan untuk kodanya adalah Tonika – Dominan – Tonika.

3. Stambul. Kata stambul berasal dari kata Istambul, yaitu pada saat datangnya rombongan opera Istambul, yang kemudian musik opera itu digabung dengan musik keroncong asli sehingga menhasilkan keroncong stambul. Keroncong stambul terdiri dari:

a. Stambul I, contohnya lagu Terang Bulan, Potong Padi. Ciri permainannya dimulai dengan Tonika. Terdiri dari 8 birama yang dinyanyikan 2 X 8 birama, dengan kata-kata yang umumnya berupa pantun.

b. Stambul II, contoh lagu Kenangan (Sapari & WS Nardi), Kecewa (Samsidi). Permainannya dimulai dengan solo vocal, kemudian disusul musiknya dengan kord Sub Dominan. Biasanya terdiri dari 18 birama, kodanya Tonika – Sub Dominan – Dominan – Tonika. Terdiri dari 16 birama, yang dinyanyikan 2 X 16 birama, dengan syair berupa pantun.

c. Stambul III, contohnya lagu Sarinah, Keroncong Kemayoran. Merupakan campuran antara lagu stambul dan keroncong. Harmoni dimulai dengan kord Dominanseptim lalu beralih ke Tonika, kadang-kadang sebagai pemanis juga memakai Dubbledominan.

4.Gambang Kromong. Contoh lagu Jali-Jali. Berciri tempo cepat, syairnya berbentuk pantun.

5.Langgam Jawa. Contoh lagu Yeng Ing Tawang (Andjar Anny). Bercirikan notasi pentatonic dan berbahasa jawa.

Pada mulanya instrument musik keroncong terdiri dari : 1. Gitar, 2. Ukulele 3. Banjo 4. Biola 5. Seruling/ flute 6. Mandolin 7. Rebana (Jawa Barat) atau Jidor (Jawa Tengah dan Jawa Timur). Dalam perkembangan berikutnya terdiri dari 1. Biola 2. Seruling 3. Gitar 4. Cello 5. Bass 6. Banjo 7. Ukulele, yang kemudian pada perkembangan berikutnya ditambah dengan alat musik keyboard dan juga ada kalanya diberi variasi dengan campuran alat musik gamelan.

Evolusi dan Revolusi Musik Keroncong

Kurun waktu panjang telah menjadikan perubahan dari musik keroncong, terutama sekali pada alat musiknya dan akhirnya pada bentuknya pula. Dimulai dengan ukulele pada saat masuknya para pelaut Portugis dan seiring dengan masuknya agama Islam, maka alat musik rebana juga masuk dalam golongan alat musik keroncong. Selain itu terdapat pula alat musik mandolin. Bentuk ini bertahan hingga abad 19.

Pada dasawarsa abad ke 20, munculah berbagai orkes seperti Lief Java yang didirikan oleh Wang Suwandi (1922), yang disusul oleh orkes Melayang, Monte Carlo, dan Doodskoppen. Ada beberapa daerah sebagai tempat berkembang suburnya musik keroncong, yang paling utama adalah Solo dan juga Jakarta (daerah Tugu). Pada jaman itu keroncong masih menuju ke bentuknya. Pada tahun 1930-an mulai ada penambahan melodi harmonica bahkan juga sempritan burung. Baru secara bertahap muncullah biola sebagai melodi.

Pada tahun 1930-an juga, Sastrodirono mengadakan revolusi keroncong dengan mengganti rebana dengan petikan gitar. Hingga pada tahun 1934, Tjok Shinsu menggantikan gitar dengan cello yang dipetik secara pizzicato (thumb stick). Sapari termasuk mengadakan revolusi dengan mengganti fungsi mandolin dengan gitar tetapi tidak membawa melodi pokok, tetapi berupa contra point yang terus bergerak lincah dari awal hingga akhir lagu . Baru pada tahun 1940-an

Dalam hal lagu juga terjadi revolusi lagu keroncong. Semula syair lagu keroncong berupa pantun melayu atau parikan jawa. Tetapi pada tahun 1935 terjadi perubahan besar dalam hal syair, yaitu dengan munculnya lagu Rindu Malam.

Pada jaman pendudukan Jepang di Indonesia, keroncong yang semula adalah musik kelas bawah menjadi naik derajat karena pada waktu itu segala yang berbau barat dilarang oleh pemerintah pendudukan Jepang. Pada saat itu tak terjadi perubahan alat musik, tetapi ada perubahan dalam cara petikan, antara lain cara petik cello yang semula seperti bunyi kendang dalam gamelan berubah menjadi seperti sekarang ini. Lalu ukulele yang semula hanya berfungsi sebagai rhythm menjadi bermelodi. Dengan adanya angin segar dari penguasa pendudukan Jepang, maka bermunculanlah seniman-seniman keroncong, antara lain Samsidi, Gesang, Maryati, Suprapti. Pada saat itu terciptalah lagu-lagu antara lain: Bengawan Solo (Gesang), Pulau Jawa, Swadesi (Mardjokahar/ Kamajaya).

Pada jaman kemerdekaan Indonesia, yang pada saat itu masih terjadi perang disana-sini, maka lahirlah lagu-lagu keroncong dengan tema perjuangan. Tokoh-tokoh keroncong pada saat itu antara lain: Kusbini, Amirah, Mardjokahar, dan Samsidi.

Setelah Belanda meninggalkan Indonesia tahun 1950, maka keroncong mendapat tempat utama diatas musik yang lain. Munculah penyanyi-penyanyi legendaries, antara lain: Ismanto, Waldjinah ( menjadi juara festival/ bintang radio yang diadakan oleh RRI pada tahun 1959), S Dharmanto, Ping Astono.

Pada tahun 1960-an, timbulah fenomena baru, dengan hadirnya irama langgam jawa, yang dipelopori oleh Andjar Any (Yen Ing Tawang), yang diikuti oleh S Dharmanto (Lara Branta) dan juga Ismanto (Wuyung). Irama inilah yang kemudian mendominasi musik keroncong. Pada saat itupun munculah kelompok Tetap Segar yang dipimpin oleh Jendral Pirngadi yang menggunakan alat-alat musik elektrik dalam memainkan musik keroncong. Tetapi seiring dengan berkuasanya orde baru, akhirnya keroncong mengalami kemunduran, karena belantika musik dikuasai oleh musik dangdut, pop, rock, dan lain-lain. Perubahan yang ada adalah masuknya alat musik keyboard.

Baru setelah tahun 1990-an, keroncong seolah lahir kembali dengan munculnya musik campur sari sebagai kelanjutan keroncong tetapi dengan corak yang baru, baik dari segi alat musiknya, cara penyajiannya, syairnya. Contohnya adalah lagu Stasiun Balapan yang dinyanyikan Didi Kempot. Selain itu keroncong juga coba dipadukan dengan berbagai jenis musik, baik pop, dangdut, rock dan sebagainya. Contohnya keroncong dipadukan dengan musik rock dan rap oleh Bondan Prakoso dengan Keroncong Protol-nya.

Kesimpulan

Musik keroncong musik asli di negara kita Indonesia, dimana secara historis keroncong banyak mendapat pengaruh dari musik portugis. Jenis musik ini telah begitu populer jauh sebelum musik populer lain ada di Indonesia. Dan begitu populernya musik ini pada zamannya, sehingga banyak grup-grup bermunculan baik di kota-kota maupun pelosok-pelosok daerah. Dengan begitu masyarakat pada waktu itu sangat mengenal musik keroncong.
Berbeda dengan kondisi pada saat ini, musik populer sangat mendominasi industri musik yang disukai kaum muda, sedangkan musik keroncong kurang begitu dikenal anak-anak muda. Sulit dibayangkan untuk bisa mengebal musik keroncong ini jika tidak sering mendengarkan, mengamati atau bahkan memainkan lagu-lagu jenis keroncong tersebut. Kiranya perlu sebagai apresiasi bagi anak-anak muda jaman sekarang, diperkenalkan dengan jalan banyak di tanyangkan di media-media elektronik, atau bahkan diperkenalkan melalui pendidikan dengan memasukkan musik keroncong pada pelajaran seni budaya dalam kurikulum sekolah.

Video Live Musik Keroncong

 

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More From: LESSON

DON'T MISS

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format